Jelaskan padaku mengapa semua terjadi begitu cepat? Aku melihatmu, mengenalmu, lalu memujamu. Sesederhana itu mengawali kisah ini. Aku tidak perlu banyak teori bagaimana aku mentolerir perbedaan yang terjadi antara kita. Tiba-tiba saja kamu menjelma menjadi segalanya. Pengisi, pendingin, bahkan peroboh hatiku yang sudah beku.
Ak menyalahkanmu dalam hal ini. Karena mungkin semua orang akan merutuki dirinya sendiri bagaimana bisa menjadi begitu cepat terhanyut dalam pesonamu. Keluguan yang tak pernah kau buat-buat, dan ketulusan yang mengalir begitu saja.
Iya, sesederhana itu caramu menebar pesona.
Terlalu buruk jika aku berharap kisah ini hanya seperti kemasan kisah cinta di Fairytale. Kisah cinta anggun yang penuh teori, namun tak mengecap pahitnya perjuangan. Melihatmu berjuang untuk berada disampingku, mendengarmu meneteskan keringat untuk membahagiakanku, dan merasakan hadirmu disaat jenuh membunuhku. Kupercaya tak akan ada yang lebih anggun dari itu.
Ketahuilah, Tuan. Kamu-lah pemilik kisah terindah di garis buku hidupku.
Untuk anda, pemilik rasa rindu yang belum pernah sanggup kuhentikan.





